BMC Jalan Aceh Bandung

Bersantap dan Bernostalgia di BMC Bandung

bmcdulu.jpgCerita Bandung sebagai ikon kota kuliner seakan tidak pernah ada habisnya. Kota sejuk ini seperti tidak pernah habis dengan segala inovasi kulinernya. Tidak heran jika muncul ungkapan bahwa apapun makanan yang berbau nama “Bandung” akan laku di pasaran.

Berkunjung ke Bandung bisa menjadi sebuah acara nostalgia yang tiada tara. Bagaimana tidak banyak tempat makan di Bandung yang memang sudah berdiri sejak zaman penjajahan dulu. Bandoengs Melk Centrale (BMC) salah satunya. Restoran yang terletak di jalan Aceh ini telah lama menjadi ikon kuliner kota Bandung sejak dulu.

Pada mulanya BMC merupakan sebuah paguyuban pengumpul susu dari para peternak di kota Bandung pada awal abad ke-20. Seluruh susu dari 22 peternakan yang mencapai produksi 13 ribu liter per hari ini ditampung oleh BMC untuk kemudian diolah dan dipasteurisasi, sebelum disalurkan dan dikonsumsi pelanggan baik di kota Bandung maupun luar kota Bandung.

Terbentuk sejarah BMC tidak lepas dari kebijakan pemerintah colonial Hindia Belanda yang mulai menyusun mengenai pentingnya mengkonsumsi susu. Ini dilatarbelakangi oleh kebiasaan orang Belanda yang mengkonsumsi susu di Eropa. Pemerintah akhirnya mulai mendatangan sapi perah friesland (Belanda) pada akhir abad ke-19.

BMC sendiri didirikan oleh Louis Hirschland dan Van Zijl, juragan peternakan sapi keturunan Boers. Pada kurun periode awal abad ke-19 BMC menjadi pusat produksi susu yang maju di Hindia Belanda. Bahkan direktur BMC sendiri dengan nada sedikit sombong menulis: ‘Vergeet U niet, dat er in geheel Nederlandsch Oost-Indië slechts een Melk centrale is, en dat is de Bandoengsche Melkcentrale’ (Anda jangan lupa, bahwa di seantero Nusantara ini cuma ada satu Pusat Pengolahan Susu dan itu adalah Bandoengsche Melk Centrale).

bmc-kecil.jpgSelain minuman dengan bahan baku susu seperti es krim, susu coklat, BMC mengolah susu menjadi mentega, keju dan krim untuk kosmetika. Hampir seluruh produksi susu di Jawa Barat tertampung oleh BMC pada jaman sebelum perang. Boleh dikatakan BMC tetap menjadi pusat pengolahan susu di Priangan hingga masa kemerdekaan.

Refreshing sambil menikmati aneka hidangan susu segar menjadi salah satu cara efektif untuk mengusir kepenatan. Sayangnya menikmati hidangan ini dengan nuansa santai tidak semudah itu didapatkan di Jakarta.

Kini menikmati susu segar dan segala produk susu BMC sangat mudah. Tidak seperti dulu yang hanya bisa dimenikmati susu segar dekat dengan peternakan yang biasanya terletak di wilayah Pangalengan dan Lembang. Kini kita bisa menikmatinya dengan lengkap di pusat Kota Bandung.

Jika berkunjung ke Kota Bandung, restoran BMC yang terletak di jalan Aceh no 30 ini bisa menjadi spot yang nyaman untuk bersantai. Arsitektur bangunan yang bergaya Indisch seakan membuat kita terbang ke masa lampau. Rimbunan pohon nan hijau yang berjajar rapi membuat kita makin betah untuk berlama-lama ditempat ini.

Tidak Hanya Produk Susu Saja

bmc-kecil%202.jpgRestoran ini tidak hanya menyediakan susu segar dan produk olahan susu saja. Namun juga hidangan khas Priangan lainnya, seperti nasi timbel, nasi bakar, sop buntut, gurame bakar, aneka pepes, sop buntut, bitterbalen, batagor, risolles, pangsit goreng hingga baso tahu, aneka kue kering dan crepes. Untuk rasa jangan khawatir, dijamin tidak akan mengecewakan.

Hidangan susu segar dan olahan susu tetap menjadi primadona. Susu segar kini tersedia dalam aneka ragam rasa yakni murni, coklat hingga strawberry dan pisang. Susu segar ini bisa dipesan sesuai selera baik hangat maupun dingin.

Lainnya kita bisa menikmati aneka yoghurt, milk shake, es krim dan Shalimar. Yoghurt cocktail aneka buah menjadi salah satu menu yoghurt yang paling popular. Racikan segar yoghurt semakin nikmat dicampur dengan potongan buah-buahan. Rasanya jangan ditanya lagi, sensasi dingin, asam manis seakan menari dalam lidah dan mulut kita.

Milkshake dari susu murni juga patut dicoba. Rasa susu murni yang khas dan dicampur oleh rasa aneka buah dan coklat akan bisa membuat dahaga hilang dalam sekejap. Apalagi ditemani dengan cemilan seperti cheese stick, bitterbalen, pangsit goreng ataupun crepes.

Untuk oleh-oleh jangan khawatir, kita bisa membeli aneka susu murni, yoghurt hingga aneka kue dan camilan lainnya. Yang telah dikemas secara aman untuk diperjalanan. Nah, buat anda yang kebetulan ke Kota Bandung, tak ada salahnya mampir ke tempat ini. Selain mengisi perut, juga bisa bernostalgia dengan menyantap produk susu yang telah berdiri sejak masa kolonial ini.

Sumber : http://www.halalmui.org/index.php?option=com_content&view=article&id=166%3Abersantap-dan-bernostalgia-di-bmc-bandung&catid=90%3Afood-traveling&Itemid=324&lang=in

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: