Kemacetan parah di bandung

Buat Anda yang telah cukup sering menggunakan kendaraan dari era 90 an sampai sekarang tentu merasakan perubahan yang signifikan di Bandung perihal kemacetan, terlepas dari sudah adanya pelebaran jalan di sejumlah titik seperti jalan PHH Mustopha, Jl. Gatsu ataupun rekayasa arus lalulintas yang sekarang sudah banyak yang menjadi 1 arah seperti daerah Cicadas .

Perubahan signifikan sangat terlihat 2 tahun terakhir ini. jumlah kendaraan seakan akan semakin tidak tercontrol terutama jumlah sepeda motor. Jika diperhatikan lagi dahulu kita mengetahui bahwa pengendara motor mayoritas adalah Pria Dewasa >= 17 tahun, namun sekarang tidak jarang ditemui di pagi hari sejumlah anak sekolah (SMA bahkan SMP) menggunakan sepeda motor, coba saja anda lihat di sekolah sekolah sekarang betapa banyaknya jumlah motor yang parkir bahkan sampai makan ruas jalan.

Sungguh membingungkan apakah kebijakan polisi sekarang membolehkan kepemilikian SIM untuk anak SMA dan SMP yang notabene dibawah 17 tahun. yang menarik juga bahwa pertambahan kendaraan sepeda motor juga ternyata melibatkan para ibu ibu paruh baya, anak gadis yang masih belia dimana ketrampilan menggunakan kendaraan sepeda motor sungguh sangat memprihatinkan. Cekcok antara pengguna mmobil dan motor kadang tidak terhindarkan.

Apakah ini yang dinamakan kemajuan ? tidak sama sekali , kota bandung semakin semrawut gak karu karuan.

Bayangkan waktu tempuh dari ujung berung sampai dengan terminal cicaheum yang dahulu paling lama 15 menit sekarang bisa 1 jam lebih jika anda menggunakan kendaraan mobil. luar biasa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: